Tutup Tangki Bensin

Tutup Tangki Bensin

Oleh : Ahmad Bisri Dzalieq

Ayahanda gus inong adalah ulama besar yang terkenal di penjuru wilayah jawa. Tentu tak heran jika kehidupan sehari-harinya bisa dikatakan lebih dari cukup. Dari segi ekonomi dan gaya hidup. Gus inong dan keluarganya adalah golongan orang yang mewah. Sang ayahanda mempunyai bisnis lain di luar area kesibukannya mengurusi santrinya. yah itulah ayah gus inong, kyai sekaligus bisnisman. keren sekali kan !!

Suatu ketika sang ayahanda membeli sebuah mobil mewah baru yang mungkin di kota tempat gus inong tinggal. cuma keluarganya saja yang punya mobil seperti itu. Gus inong senang sekali ayahandanya membeli mobil baru. Ia sudah tak sabar untuk mencoba dan sekaligus pamer.

Bagaimana tidak, setiap mata akan melihatnya dengan terkagum-kagum ketika ia mengendarainya. Apalagi jika di bawa untuk berkencan dengan sang pacar. Tentu akan sangat keren dan romantis sekali. Berkencan dengan pacar dengan mengendarai mobil mewah.

Gus inong sudah tak sabar untuk mencoba mobil baru. Dia berencanaberkencan dengan mengendarai mobil baru.Kontak mobil sudah di tangan, gus inong bergegas menjemput sang pacar untuk berkencan.

Sekarang gus inong merasa orang tergagah di dunia, mengendarai mobil mewah bersama seorang wanita cantik di sebelahnya. Gus inong berencana berkencan di luar kota. Mungkin dalam pikirannya akan lebih romantis jika berlama-lama di dalam mobil mewah, karena perjalanan ke kota agak memakan waktu.

Di sela-sela obrolan mereka yang romantis, tiba-tiba icon yang menunjukkan bahwa bahwa bahan bakar telah mulai habismenyala dan berbunyi. “tit… tit… tit…” gus inong kaget, dia lupa tadi pagi tak mengecek bahan bakarnya dulu. Akhirnya kemesraan mereka tertunda dan sekarang saatnya mencari pom bensin untuk mengisi bahan bakar. Lalu samar-samar terlihat sebuah balihobertuliskan “pom bensin 500 meter”. Gus inong pun lega.

Sesampainya di pom bensin, gus inong turun dengan gagahnya. Ia menuju tutup tengki bensin dan mencoba membukanya. Wajahnya mulai berkeringat karena ia tak bisa membuka tutup tangki. Tukang pom bensinnya melihat dengan senyam-senyum kecil. Mungkin dalam pikirannya “orang desa kok pinjem mobil mewah, buka tutup tangki saja gak bisa”.

Gus inong semakin berkeringat ketika ada mobil yang mengantri di belakang. Lalu tukang bensin bilang “mas, di pinggirin dulu..! nanti kalo sudah terbuka baru ngantri lagi”. Akhirnya dengan wajah pucat campur malu gus inong meminggirkan mobilnya.

Ia mulai putus asa dan ia juga sangat maludengan pacarnya. Akhirnya ia putuskan untuk menelpon orang rumahdan bertanya dengan supir pribadi ayahandanya. Dan ternyata cara membuka tutup tangki bahan bakarnya adalah dengan menekan tombol di bawah dashboard, dan secara otomatis akan terbuka.

Gus inong tersenyum kecut ketika tukang pom bensin bertanya “mobil pinjaman ya mas?”.

 

Rembang, 01 januari 2010

 

Leave a Response